Nuansa Keakraban, Warnai Pengimbasan SSK SMPN 2 Loceret ke SMPN 2 Berbek

Sambutan Kepala SMPN 2 Loceret pada kegiatan Pengimbasan SSK di SMPN 2 Berbek

Rabu, 17 September 2025. Kepala SMPN 2 Loceret membersamai Tim SSK (Sekolah Siaga Kependudukan) mengadakan kegiatan DWP Pengimbasan SSK di SMPN 2 Berbek. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kerjasama (kolaborasi), dan implementasi dari SSK SMPN 2 Loceret yang telah mendapatkan Kriteria Paripurna.
Adapun susunan acara dalam kegiatan Pengimbasan Sekolah Siaga Kependudukan ( SSK ) SMP Negeri Loceret ke SMP Negeri 2 Berbek, pada Rabu, 17 September 2025, adalah: (1) Pembukaan, 2) Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dan Mars KB, (3)Do’a, (4) Sambutan Kepala SMP Negeri 2 Berbek ; Nursalim, M.Pd., (5) Sambutan Kepala SMP Negeri 2 Loceret, Peni Prasetyaning Asih, S.Pd., (6) Paparan SSK Paripurna SMPN 2 Loceret oleh Ibu Nurrohmah, S.Pd., (7) Implementasi dan Integrasi SSK dalam intra, ko, ekstra kurikuler, sosialisadi publikasi dan pembiayaan oleh Tim SSK., (8)Tanya Jawa, (9.) Foto Bersama, (10) Penutup.

Pembacaan Do’a

Dalam sambutannya, Peni Prasetyaning Asih, S. Pd., Kepala SMPN 2 Loceret menyampaikan, “SSK merupakan sekolah yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga ke dalam beberapa mata pelajaran, dan atau muatan lokal khusus kependudukan.”
Beliau juga menyampaikan bahwa, pengelolaan SSK tentu tidak dapat dilakukan oleh satu orang saja. Kerjasama dari semua pihak sangatlah penting. Paparan yang menarik dan diwarnai keakraban menjadi pendukung suasana kegiatan yang diselenggarakan di SMPN 2 Berbek. Hal ini juga ditandai dengan penyerahan bingkisan (oleh-oleh) berupa Minuman Khas Kearifan Lokal berupa Teh Rosella hasil kerjasama kewirausahaan sekolah bersama komite (orang tua murid) dan masyarakat sekitar.
Sedangkan Nurrohmah Puji Mastuti, Koordinator SSK SMPN 2 Loceret, menyampaikan bahwa penerapan pendidikan kependudukan juga dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan sekolah, baik dalam kegiatan intrakurikuler, kegiatan kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Penyajian materi SSK oleh Koordinator SSK SMPN 2 Loceret dalam kegiatan Pengimbasan SSK menuju Kriteria Paripurna

Kegiatan SSK, dapat dilaksanakan dengan mengintegrasikan di dalam kegiatan sekolah, sebab SSK bukan merupakan program khusus kependudukan, melainkan sinergi dengan kegiatan lainnya. SSK juga sebagai wadah bagi sosialisasi program-program dengan sasaran pelajar dan generasi muda. Kegiatan SSK juga dapat dilaksanakan dengan menyesuaikan mata pelajaran dan kegiatan kesiswaan.
Perjalanan panjang dalam menyukseskan program SSK tentu tidak dapat dilakukan hanya oleh satu atau dua orang saja. Kegiatan tersebut tentu melibatkan seluruh warga sekolah, baik Kepala Sekolah, guru, staf Tata Usaha (Tenaga Kependidikan), maupun murid.

Adapun kegiatan di awal terbentuknya Sekolah Siaga Kependudukan, sangat penting menyiapkan MOU dengan Dinas PPKB sehingga pada event selanjutnya diterbitkan Surat Keputusan (SK) SSK dari tingkat kabupaten.
Pada langkah selanjutnya, sangat penting memperhatikan indikator SSK, yang di dalamnya mencakup: (1) SK (Surat Keputusan) Penunjukan SSK, (2) Keikutsertaan dalam kegiatan sosialisasi, (3) Orientasi penyusunan RPP terintegrasi materi kependudukan, (4) Tersusunnya RPP, (5) Koordinasi dan penguatan SSK, (6) Pojok Kependudukan, dan (7) Kegiatan Kesiswaan yang mengandung konten kependudukan.
Nah, 7 indikator itulah sebagai dasar dalam penataan SSK sehingga pada awal pembentukan SSK di suatu lembaga pendidikan dapat mencapai kriteria atau klasifikasi dasar hingga paripurna.

Papara materi oleh Waka Kurikulum terkait integrasi materi kependudukan dalam pembelajaran

Sambutan yang positif dari semua peserta Pengimbasan SSK, baik dari guru maupun murid menjadikan kegiatan tersebut menjadi tonggak untuk melanjutkan pengelolaan SSK menjadi lebih baik lagi di SMPN 2 Berbek.
Tanya jawab pun berlangsung seru dan antusias. Paparan yang jelas dan luas dari Drs. Agus Salim, Waka Urusan Kurikulum menjadikan bertambahnya wawasan bagi guru dalam penyusunan perangkat pembelajaran bersinergi materi kependudukan. Sedangkan paparan materi dari Nurrohmah Puji Mastuti, sebagai koordinator SSK di SMPN 2 Loceret mendapatkan dukungan penjelasan dari Waka Urusan Kesiswaan, Didik Setiyono, S. Pd. dalam upaya mengatasi berbagai permasalahan dan kendala yang mungkin timbul saat pengelolaan SSK.

Duta SSK memaparkan berbagai kegiatan dalam Sekolah Siaga Kependudukan

Duta SSK SMPN 2 Loceret, yang mewakili para murid terdiri dari empat orang, antara lain: Anindya Marsha Sulistya, Anindya Azifatul Aulia, Vabian Raditya, dan Rizqi Maulana, menyampaikan beberapa pengalaman berkegiatan dalam mendukung suksesnya program SSK, menjadi motivasi bagi para murid di SMPN 2 Berbek untuk melangkah memberikan dukungan bagi kesuksesan kegiatan SSK di SMPN 2 Berbek. Apresiasi positif dan sharing asyik mewarnai forum diskusi di akhir kegiatan Pengimbasan SSK dengan menanggapi beberapa pertanyaan dari para guru di SMPN 2 Berberk, antara lain: Moh. Bahrodin, S.Pd.I., dan Lilik Gunarwati, S.Pd.

Foto Kepala SMPN 2 Loceret, Kepala SMPN 2 Berbek, bersama TIM SSK dan Duta SSK SMPN 2 Loceret

Di akhir kegiatan, Sugiyono, S. Pd., sebagai Wakasek Humas menyampaikan banyak wawasan terkait pengelolaan SSK yang juga berkolaborasi dengan masyarakat dan lembaga lainnya, baik dari Dinas PPKB, Puskesmas, TNI, Kepolisian, maupun Kewirausahaan.

by:nurpm

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top