Aku, Kamu, dan Lingkungan Kita Bersama

Bermasyarakat Menjelang Penutupan MPLS Ramah  SMPN 2 Loceret

NGANJUK. Jum’at, 18 Juli 2025. Kegiatan bermasyarakat sebagai bagian dari tujuh Gerakan Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, sangat penting untuk diimlementasikan di sekolah. Bermasyarakat adalah aktivitas yang dilakukan individu atau kelompok dalam lingkungan sosial untuk berinteraksi, membangun hubungan, dan berkontribusi positif pada masyarakat. 

            Bermasyarakat juga berdampak positif dalam membentuk hubungan sosial antara sesama murid. Untuk itulah, di SMPN 2 Loceret dilaksanakan kegiatan bermasyarakat  dengan tema Aku, Kamu, dan Lingkungan Kita Bersama.

Seperti pada kegiatan sebelumnya, suasana sejuk di pagi hari ini mengiringi keberangkatan para murid dan warga sekolah. Para guru dan Tenaga Kependidikan dengan didukung langsung oleh Kepala SMPN 2 Loceret, Peni Prasetyaning Asih, S.Pd., siap menyambut kehadiran para murid di gerbang sekolah. Upaya menumbuhkan penguatan budaya sekolah melalui program 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) ini dapat menjadi awal pembiasaan murid untuk hidup bermasyarakat.

Penguatan budaya sekolah melalui program 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun)

            Kegiatan pengibaran dan penghormatan bendera Merah Putih tetap berlangsung seperti pagi sebelumnya, dengan petugas dari Pengurus OSIS. Diikuti dengan pelaksanaan Senam Anak Indonesia Hebat yang dipandu oleh Yuli Astuti, S.Pd., Guru Pendamping kegiatan Pagi Ceria, bersama Rini Karyawati, S.Pd., salah satu Guru Pendamping Gugus.

Pengibaran Bendera Merah Putih dilaksanakan setiap pagi.

Penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih

Matahari bersinar cerah. Hangat sinarnya semakin memeriahkan suasana. Para murid bergembira. Kegiatan di akhir Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ini juga diadakan Makan Pagi bersama dengan Tema Makan Sehat dan Bergizi.

Kepala Sekolah, Makan Sehat dan Bergizi bersama murid , dan para guru dalam kegiatan MPLS Ramah

            Para murid membawa bekal dari rumah, selain mereka juga ditugaskan membawa pupuk kandang atau pupuk kompos untuk menambah media tanam pada tumbuhan yang ada di sekolah.

            Sejenak setelah senam pagi, para murid duduk bersila berhadap-hadapan di teras kelas. Mereka didampingi para guru dan Wali Kelas. Bekal diletakkan di hadapan. Tak lupa do’a sebelum makan dipanjatkan dengan dipandu oleh salah satu guru.

Makan bersama pun berlangsung dengan suasana nyaman dan aman. Mereka menikmati makanan bekal dari orang tua. Ada yang membawa lauk sederhana, tahu, tempe, perkedel, dan bahkan ada pula yang membawa sayur hasil masakan ibu mereka.

Dukungan orang tua tentu sangat penting untuk kesehatan anak-anak mereka. Makanan yang sehat dan bergizi tidak harus yang berharga mahal dan mewah layaknya di restoran ternama. Makanan dengan memenuhi gizi seimbang, sangat diperlukan untuk tumbuh kembang mereka. Ada zat gizi yang mereka konsumsi. Karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan juga air putih yang menyehatkan. Meskipu tanpa dilengkapi dengan susu, mereka tetap lahap menyantap dan menghabiskan makanan serta minuman mereka.

Energi kembali pulih setelah berbagai aktivitas dilakukan di pagi hari. Mereka pun masih tetap semangat mengikuti kegiatan bermasyarakat. Berkumpul di tengah lapangan dan mengumpulkan pupuk kandang. Satu per satu, mereka menatanya di dekat kandang ayam. Bermasyarakat dengan tema Aku, kamu, dan Lingkungan Kita Bersama berakhir dengan suasana ceria.

Kegiatan Bermasyarakat (Aku, Kamu dan Lingkungan Kita Bersama dengan pengumpulan pupuk kandang atau kompos

Hari sudah siang, di sela kegiatan Masa Pengenalan Sekolah Ramah, beberapa murid dipanggil untuk menerima santunan bagi murid yatim piatu, yatim, dan piatu yang diberikan dari para guru.

Menjelang pulang, semua murid dan guru berbaris di lapangan. Saatnya kegiatan penutupan. Dalam upacara penutupan, Peni Prasetyaning Asih, S.Pd., Kepala SMPN 2 Loceret sebagai Pembina Upacara tak lupa menyampaikan pesan.

Upacara Penutupan MPLS Ramah

“Anak-anak, terima kasih dan selamat untuk kalian semua yang telah melewati Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dengan sangat baik. Namun demikian, Ibu melihat dan menyaksikan, masih ada beberapa murid yang berlaku kurang tertib, sehingga harus diingatkan berkali-kali oleh guru. Ibu harapkan kalian menjadi lebih baik dan tunjukkan kalau kalian adalah anak-anak yang hebat. Apakah kalian siap menjadi lebih baik?” tanya Peni Prasetyaning Asih dengan sangat jelas.

Para murid pun serentak menjawab dan sanggup untuk menjadi lebih baik. Kegiatan upacara penutupan pun berakhir dengan ditandai pelepasan tanda peserta MPLS Ramah oleh Kepala Sekolah.

Pelepasan Tanda Peserta MPLS Ramah oleh Kepala Sekolah

Dengan berkahirnya Masa Pengenalan Siswa Baru Tahun Pelajaran 2025/2026, esok hari diharapkan semua murid dan guru siap menyambut tahun pelajaran baru. Pembagian kelas, jadwal pelajaran, kesiapan seragam, maupun sarana dan prasarana lainnya sehingga minggu depan dapat terlaksana pembelajaran yang optimal dengan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menggembirakan.

by: nurrohmahpm

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top