Prestasi Yes! Narkoba, No! MPLS Ramah  SMPN 2 Loceret

Suasana pagi di depan SMPN 2 Loceret yang berada di pedesaan, dekat dengan sawah dan lereng pegunungan

Prestasi Yes! Narkoba, No! MPLS Ramah  SMPN 2 Loceret Upayakan Terciptanya Lingkungan Pembelajaran yang Aman, Nyaman, dan Menggembirakan, dan Pahami Bahaya Judi Online

NGANJUK. Kamis, 17 Juli 2025. Lingkungan yang indah dan asri di pinggiran, dengan pemandangan sawah dan pegunungan sebagai wujud lingkungan sekolah yang nyaman. Tak hanya itu, sebagai Sekolah Siaga Kependudukan dan Sekolah Model Literasi, SMPN 2 Loceret tetap mengupayakan terwujudnya sekolah yang aman, nyaman, dan menggembirakan bagi semua warga sekolah dan masyarakat sekitar.

Hal ini dimulai dengan kesipan para guru  yang senantiasa menyambut kehadiran murid dengan penuh kasih dan sayang, menyapa mereka dengan ramah dan senyuman. Bahkan, tak canggung, pada pagi yang ceria bertepatan dengan tanggal tujuh belas Juli ini Kepala SMPN 2 Loceret, Peni Prasetyaning Asih, S.Pd., memenuhi janjinya dengan membonceng murid kelas IX yang termasuk berkebutuhan khusus hingga tiba di gerbang sekolah.

“Janji harus ditepati. Besok kalau Ibu berangkat sekolah, kamu bisa bareng Ibu. Nanti saya bonceng,” pesan Peni Prasetyaning Asih, S.Pd., kepada satu siswa istimewa.

Kehadiran Kepala SMPN 2 Loceret, Peni Prasetyaning Asih, S.Pd.,  bersama murid kelas IX di antara ramainya kendaraan dan truk pengangkut material.

Beliau  tak lelah memotivasi dan mendampingi para Pendidik dan Tenaga Kependidikan untuk tetap semangat menyambut kehadiran para murid di setiap awal mereka memasuki lingkungan sekolah. Hal ini untuk memberikan rasa aman kepada semua murid karena mereka diterima, dan tidak merasa asing berada di sekolah.

Kepala SMPN 2 Loceret bersama para guru siap menyambut kehadiran murid

Pembiasaan 5S (Salam, Sapa, Senyum, Sopan dan Santun) di gerbang sekolah, merupakan bagian dari budaya di SMPN 2 Loceret.

Para guru dan Kepala Sekolah menyambut kehadiran murid kelas IX yang akan mengikuti kegiatan PBB

Para murid kelas VIII satu persatu hadir di sekolah dan bersalaman dengan para guru serta Kepala Sekolah

Kedisiplinan dalam kegiatan, tepat pukul tujuh, seluruh murid dan guru mengikuti pembiasaan pengibaran dan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih. Para murid berbaris di depan kelas dan didampingi oleh Wali Kelas, sedangkan murid kelas tujuh berbaris di depan laboratorium TIK.

Pembiasan pengibaran dan penghormatan Bendera Merah Putih diikuti seluruh murid, Kepala Sekolah, dan para guru serta Tenaga Kependidikan

Para guru, Kepala Sekolah, dan para murid berbaris di teras dalam kegiatan pembiasaan pengibaran dan penghormatan Bendera Merah Putih

Pagi Ceria disambut gembira dengan tetap semangat  mengikuti senam  Anak Indonesia Hebat bagi murid baru  dan didampingi para guru serta Kepala Sekolah. Hal ini sebagai upaya mewujudkan jiwa dan raga yang sehat, salah satu kebiasaan dari Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Pagi Ceria dengan Senam Anak Indonesia Hebat di lapangan basket, para murid, guru, dan Kepala Sekolah

Materi MPLS dengan topik Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman, dan Menggembirakan, disampaikan kepada seluruh murid baru oleh Sri Widodo, S.Pd., Guru Bahasa Indonesia, bertempat di aula atas, dan dimulai setelah kegiatan senam selesai.

Pemahaman tentang lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menggembirakan sangat penting, sebagai pendukung proses pembelajaran yang efektif dan optimal, siswa dapat lebih fokus dalam belajar, berpartisipasi aktif, dan mengembangkan potensi diri secara maksimal.

Penyampaian materi Pembelajaran Aman, Nyaman, dan Menggembirakan oleh Sri Widodo, S.Pd.

Berbagai metode inovatif dalam penyampaian materi  dapat menarik  minat murid baru untuk belajar dengan giat dan gembira, kreatif dalam mengerjakan tugas pada saat MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah). Diskusi kelompok  dapat melatih murid dalam berkolaborasi, mereka juga berfikir dan bernalar kritis, serta diberikan kesempatan berkreasi  untuk menghasilkan karya yang unik, beragam, serta belajar berkomunikasi melalui kegiatan presentasi.

“Anak-anak, pembelajaran yang aman  dapat membuat  kalian terlindungi secara fisik dan emosional. Apakah kalian sudah merasa aman di sekolah? Jadi, agar semua merasa aman dan nyaman, jangan ada perundungan atau bullying kepada sesama teman,” pesan Sri Widodo, S.Pd., di hadapan semua murid baru.

Pembelajaran menggembirakan bersama Penyaji Materi, Sri Widodo, S.Pd.

Penyampaian materi yang menarik menggunakan LCD proyektor melibatkan peran para Pengurus OSIS, menjadikan para murid baru dapat menyimak materi lebih jelas.

Penjelasan tentang pembelajaran yang nyaman dan menggembirakan, juga dilengkapi dengan ciri-cirinya, sehingga para murid benar-benar paham dan dapat mengaplikasikan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.

Unjuk Karya dari hasil bekerjasama dalam kelompok dengan kreativitas dan kolaborasi yang baik.

Dalam paparannya disampaikan bahwa game/kuis, ada video, gambar, media, bahkan juga diskusi kelompok, penyampaian apresiasi dan pujian dapat diimplementasikan dalam pembelajaran yang menggembirakan. Guru yang baik dan ramah, murid yang saling menyemangati, dan yang lebih penting ada aturan kelas yang disepakati, menjadi awal terbentuknya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menggembirakan.

Pada sesi kedua materi yang berkaitan dengan penumbuhan dan penguatan karakter, pencegahan dan penyimpangan isu sosial, antikorupsi,  bahaya judi online, dan NAPZA disampaikan dengan sangat menarik oleh Guru BK, Ika Fatma Qurrotul A., S.Pd. Para murid diberikan kesempatan menggali informasi dari pengalaman sehari-hari, baik tentang masalah narkoba, pergaulan bebas, maupun bahaya serta dampak judi online dalam kehidupan para remaja melalui tanya jawab.

Penumbuhan dan penguatan karakter, pencegahan dan penyimpangan isu sosial, antikorupsi,  bahaya judi online, dan NAPZA disampaikan dengan sangat menarik oleh Guru BK, Ika Fatma Qurrotul A., S.Pd.

Penumbuhan dan penguatan karakter ini sangat penting sehingga para murid, dapat mencegah dan menghindari segala sesuatu yang membahayakan dan berdampak buruk bagi diri mereka. Misalnya tentang bahaya NAPZA dan psikotropika bagi kesehatan fisik dan mental, bahaya judi online, dan pergaulan bebas.

Para murid menyimak dan mencatat materi yang disampaikan penyaji.

Slogan sebagai janji bagi diri sendiri diucapkan di akhir pemaparan materi oleh Ika Fatma sebagai penyaji materi dan mengajak para murid.

 “Prestasi Yes! Narkoba, No!” ucap mereka serentak sesaat sebelum pembelajaran berakhir.

Di akhir penyampaian materi, tepat pukul 12.00, para murid  menunaikan sholat dhuhur berjama’ah yang diimami oleh Bapak Abdul Malik, Guru BTQ, secara bergantian antara jama’ah putra dan putri.

Sholat dhuhur berjama’ah diimami oleh Abdul Malik, Guru BTQ SMPN 2 Loceret

Dengan berakhirnya kegiatan di hari keempat ini diharapkan para murid tetap semangat untuk belajar, memiliki rasa aman, nyaman, dan gembira di lingkungan belajar yang baru. Mereka juga diharapkan menjadi generasi muda yang berprestasi, terbebas dari masalah korupsi, perjudian, juga NAPZA serta psikotropika yang sangat berbahaya bagi kehidupan dan masa depan.

by: nurrohmahpm

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top